Tampilkan postingan dengan label Jangan pandang sebelah mata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jangan pandang sebelah mata. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 April 2012

Manfaat Coklat


Nah, makanan yang satu ini pasti banyak disukai kaum hawa, tidak menutup kemungkinan juga disukai kaum adam. Kadang bahkan banyak yang mengidentikkan coklat dapat menambah kegemukan.
Makanan favorit berwarna gelap ini ternyata tidak hanya memiliki rasa yang enak, namun juga khasial tang tidak tanggung-tanggung, diantaranya menambah usia, menambah energi dan manfaat kesehatan lainnya.
 
Di antara kenikmatannya coklat memiliki zat-zat yang sangat bermanfaat bagi tubuh dan para ahli merekomendasikan untuk memakan satu atau dua ons coklat tiap hari. Mau tau apa saja manfaatnya, simak yang satu ini.

Antioksidan Tinggi
Manfaat pertama yang kita dapatkan memlalui coklat berasal dari zat flavanol, zat ini adalah senyawa alami yang bertindak sebagai anti oksidan dan berfungsi membantu menangkal radikal bebas dalam tubuh sehingga menekan resiko penyakit hingap di tubuh kita

Tekanan Darah dan Kolestrol Terkontrol
Melalui berbagai penelitian, jenis Dark Chocolate ternyata dapat menurunkan tekanan darah secara alami. Dengan makan coklat hitam secara teratur akan menurunkan sebanyak 10% kolesterol LDL. Sehingga resiko berbagai penyakit yang berkaitan dengan tekanan darah dapat diminimalisir.

Anti-Depresi
Serotonin adalah anti-depresan alami. Cokelat juga merangsang produksi endorfin, yang menciptakan perasaan bahagia. Bahkan, menurut penelitian bahwa pencairan cokelat di mulut menghasilkan perasaan senang lebih lama dari berciuman penuh gairah dengan pasangan.

Kanker Fighter
Cokelat menjadi salah satu makanan pelawan kanker terbaik tidak kalah dengan makanan lain seperti anggur merah, blueberry, bawang putih, serta teh. Coklat bekerja dengan dua cara yaitu sebagai pelawan kanker dengan pembelahan sel dan menghambat serta dengan cara mengurangi peradangan.

Umur Panjang
Umur panjang yang ditawarkan coklat terbukti dalam penelitian di Belanda yang diikuti oleh 200 pria di atas 20 tahun dan menemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi sejumlah besar cokelat, terbukti hidup mereka lebih lama dan memiliki tingkat penyakit yang lebih rendah secara keseluruhan dibandingkan pria yang makan coklat sedikit atau tidak sama sekali.

Hal ini disebabkan tingginya Magnesium dalam coklat lebih tinggi daripada buah atau sayuran lainnya.

Banyak manfaat yang dapat kita petik dari produk buah cocoa ini, namun sebaiknya Anda mengatur kuantitas coklat yang Anda konsumsi, terlalu banyak mengkonsumsi coklat akan memberikan dampak negatif untuk kesehatan Anda.

Begitu juga dengan kualitas yang dapat Anda pilih dari berbagai jenis coklat yang ditawarkan.
Selamat menikmati coklat.

Source : Detik.com

Senin, 16 April 2012

8 Manfaat Kedelai Bagi Kesehatan


Kita sering mengatakan bahwa kedelai dapat menjadi pengganti daging bagi mereka yang tergolong vegetarian. Kedelai merupakan gudang nutrisi dan Anda bisa mendapatkan manfaat kesehatan dari sejumlah produk berbasis kedelai seperti susu kedelai, tahu, tauge, kacang, saus dan tepung.
Kedelai adalah jenis kacang-kacangan yang banyak terdapat di Asia Timur. Mereka diklasifikasikan sebagai biji minyak. Kedelai dianggap sebagai protein lengkap karena adanya jumlah asam amino esensial. Manfaat kedelai ditemukan pada negara-negara seperti China dan Jepang, di mana masyarakatnya lebih kecil terkena penyakit jantung, osteoporosis, kanker payudara dan kelenjar prostat.
Berikut sejumlah manfaat kesehatan yang dapat Anda peroleh dari kedelai :
1. Antioksidan
Kedelai mengandung senyawa yang disebut isoflavon, di mana bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan. Senyawa ini bertanggung jawab untuk memperbaiki sel dan mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh polusi, sinar matahari dan proses tubuh yang normal.
2. Mengurangi resiko penyakit jantung
Protein dan isoflavon hadir dalam kedelai, membantu dalam mengurangi kolesterol LDL (kolesterol "jahat") serta penurunan kemungkinan pembekuan darah. Hal ini pada gilirannya, mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Penelitian menunjukkan, konsumsi susu yang mengandung 25 gram protein kedelai selama sembilan minggu mengakibatkan penurunan 5% kolesterol LDL rata-rata.
3. Mencegah kanker
Isoflavon bertindak sebagai agen antikanker yang melawan sel-sel kanker. Melindungi tubuh dari kanker hormon seperti itu dari rahim, payudara dan prostat.
4. Membalikkan efek endometriosis
Kedelai membantu dalam menunda aksi estrogen alami tubuh, yang bertanggung jawab untuk mengurangi atau mencegah rasa sakit selama periode menstruasi (perdarahan berat) dan gejala lainnya pada wanita.
5. Mencegah osteoporosis
Protein kedelai membantu dalam penyerapan yang lebih baik kalsium dalam tulang. Isoflavon yang hadir dalam makanan kedelai berfungsi untuk memperlambat kehilangan tulang dan menghambat kerusakan tulang yang pada gilirannya mencegah osteoporosis.
6. Mengatasi gejala menopause
Kandungan isoflavon pada kedelai membantu untuk mengatur estrogen. Penelitian telah menemukan bahwa isoflavon kedelai dapat mengurangi  rasa panas pada badan (hot flushes) pada wanita menopause.
7. Memberi efek baik untuk diabetes dan sakit ginjal
Protein dan serat yang larut dalam kedelai, mengatur kadar glukosa darah dan filtrasi ginjal, dengan demikian mengendalikan diabetes dan penyakit ginjal.
8. Menjaga berat badan
Kandungan serat yang tinggi pada kedelai sebagai alat untuk manajemen (mengatur) berat badan. Ini adalah indeks glisemik rendah (GI) makanan yang mengatur gula darah dan fluktuasi insulin. Sehingga dapat membantu mengontrol rasa lapar. Hal ini akan sangat membantu Anda dalam proses penurunan berat badan.
 sumber : kompas.com